Kamis, 28 Juni 2012

Taylor Swift - The Story Of Us


I used to think one day we'd tell the story of us
How we met and the sparks flew instantly
People would say, "they're the lucky ones"
I used to know my place was a spot next to you
Now I'm searching the room for an empty seat
'Cause lately I don't even know what page you're on
Oh, a simple complication
Miscommunications lead to fall out
So many things that I wish you knew
So many walls up I can't break through

Now I'm standing alone
In a crowded room
And we're not speaking
And I'm dying to know
Is it killing you
Like it's killing me?
I don't know what to say
Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now
Next chapter

How'd we end up this way?
See me nervously pulling at my clothes
And trying to look busy
And you're doing your best to avoid me
I'm starting to think one day I'll tell the story of us
How I was losing my mind when I saw you here
But you held your pride like you should have held me
Oh, we're scared to see the ending
Why are we pretending this is nothing?
I'd tell you I miss you but I don't know how
I've never heard silence quite this loud

Now I'm standing alone
In a crowded room


And we're not speaking
And I'm dying to know
Is it killing you
Like it's killing me?
I don't know what to say
Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now

This is looking like a contest
Of who can act like they care less
But I liked it better when you were on my side
The battle's in your hands now
But I would lay my armor down
If you'd say you'd rather love than fight
So many things that you wish I knew
But the story of us might be ending soon

Now I'm standing alone
In a crowded room
And we're not speaking
And I'm dying to know
Is it killing you
Like it's killing me?
I don't know what to say
Since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now, now, now
And we're not speaking
And I'm dying to know
Is it killing you
Like it's killing me?
I don't know what to say
Since a twist of fate
'cause we're going down
And the story of us
Looks a lot like a tragedy now

hmmmm

Seharusnya kemarin pas di loby sekolah, aku dengerin lagunya Taylor Swift yang The story of us sepertinya pas banget

Selasa, 26 Juni 2012

urgent

Here is my Registration Number: A03772000
Bismillah, semoga essay kali ini bisa lolos dan bisa masuk 5 besar.
Ini adalah essay pertamaku di ajang Internasional ㄑ【°° '

Lihat dia


Lihatlah dia. Lihatlah dengan hatimu. Coba perhatikan setiap gerak-geriknya. Adakah yang membuatmu berbeda? Samakah ia dengan mereka yang ada di sana? Jika mereka sama dengannya, maka kau salah. Lihatlah mata itu, Sepasang mata yang tak pernah sanggup menatapmu. Wajah itu, selalu memerah dengan segera. Pernahkah kamu melihat? Saat kamu mengalami kesulitan dia akan menjadi bayanganmu. Mensupportmu, mendoakan keberhasilanmu bahkan dia selalu menyempatkan waktunya untuk sekedar berharap akan melihatmu dalam keadaan sehat dan baik.  Dia tak akan dapat menutup wajah cemas saat mendengar suatu kabar buruk padamu. Lihatlah. Ia akan tersenyum dengan matanya bukan dengan mulutnya saat melihatmu dalam keadaan baik. Dia melakukan itu karena dia tulus menyayangimu. Jangan kau sia-siakan kasih sayangnya yang tulus. Akankah kau dapat perhatian yang lebih dari itu suatu hari nanti? Mungkin, namun tidakkah kau sadar, ketulusan itu hanya datang sekali. Tega kah ketulusannya itu kau balas dengan luka? Ingatlah, dia tak akan melakukan hal itu dua kali. Ingatlah betapa berharganya hati itu. sekali kau menyakitinya dia tak akan peduli denganmu. Penyesalan selalu berada di akhir. Bahkan bisa jadi, ketika kau mengejarnya hingga ke ujung dunia sekalipun dia tak akan menoleh kembali padamu. Biarkan hatimu yang bicara. Apapun pilihan hatimu kelak, jangan pernah membuat senyum manis itu lenyap. Biarkan senyum itu tetap menjadi senyum bahagia sebagai pancaran dari hatinya. Jangan hapus senyumnya karena sikapmu. Jangan lukai dia dengan menghilangkan senyum itu. bahkan menggantinya dengan sebuah tangis kesedihan. Bagi wanita, senyum itu adalah kebahagiaan hatinya. Jangan sakiti hatinya dengan memberinya luka. Biarkan senyumnya memancar menerangi dunia ini.

Big Thanks

big thanks for today to: them :)
1. Alifah Yuli Nugraheni : you gave me information about national essay competition, Ok, "ngunduh lomba"
2. Avina Alawya : you accompany me waiting for han and andi --__--"
3. Lutfi Hannan and Andi Septa Wijaya : OK, you are like my brother! welcome in my new research team
4. Muhammad Noor Ridho Aji : Well, i cann't say anything, thank's a lot Aji, I want to accompany your dinner but i'm sorry i have to go home early because no one in my house who didn't sleep and i have to do my essay again

And they are who i cann't said one by one, love you all :3

Bukan akhir

Bukan akhir jika hanya satu arah saja
Bukan pula itu jika kau tak merasakannya
Saat semua  terasa benar
Bukan hanya pelita asa yang tersirat

Aku tak tahu apa yang mereka bilang akhir
Bukan saat inikah?
Bukan saat semua pergi, dan kau juga pergi?
Atau bukan saat aku sendiri mengenang batas perjalanan kita?

Apapun akhir baginya
Aku tak ingin ini menjadi akhir
Bukan ini perpisahan yang kumau
Bukan ini sebuah harapan berlalu

Berikan sedikit waktumu
Untuk sebuah akhir yang akan bahagia dikenang
Bukan hanya untukku
Namun juga untukmu
Untuk sebuah pigura kelabu

my first essay

No, it's not my first essay but it is my first essay in english language
Then i just know that 800 word is not a little!!!
From now, 324 word has been i wrote but still remain too many word

Ok! I will did it with my strength!

Is it last?

Maybe it just a terrible day (or whatever do you said) for you
but for me, maybe it is my last day to see you in this place.
One year ago, i will never see you everyday

Two years before
This time never could be

I keep thinking that i'm not like you anymore
but i'm false, and i hate this feeling

Congratulation, in your young age you can achieve your dream to out of school. 


Senin, 25 Juni 2012

potongan novel keduaku

She said : mungkinkah kami akan bersama selamanya? mungkinkah dia bisa menjadi imam bagiku? mungkinkah kita bisa bersama hingga nanti hingga lusa hingga dunia kita berakhir? 
He said : karena dia aku masih bertahan disini, karena dia motivasi terindahku, karena dia aku bisa melihat indahnya mentari mengarungi setiap bulan setiap tahun bersama
She said : Taukah dia jika setiap tanggal satu aku selalu mengenangnya. Tanggal yang akan selalu mengiringi kita. Bukan dalam hitungan tahun memang, namun hitungan bulan saja cukup begitu berarti bagiku. semoga bulan ini akan menjadi ratusan hingga nanti.
He said : dialah yang pertama dan dia yang aku harapkan menjadi akhirku
...
Ini adalah kisah nyata dari dua insan manusia yang bertemu di masa SMP dan berlanjut hingga SMA, sebuah kisah cinta yang mungkin bagi orang, seperti sungai yang tak bergemericik. Tenang. Namun, karena itulah yang membuat kita tahu bahwa sungai itu dalam. Begitupula kisah ini. Aliran air yang tenang dan dalam. Pelajaran berharga dari arti menerima dan memberi. 

cicak

kadang asyik juga menjadi seekor cicak yang bisa tahu apa yang sedang kamu lakukan saat ini

Minggu, 24 Juni 2012

show your tallent, don't let everyone blow your dream

hujan di lapangan


Hujan. Bukan dia jika itu menjadi penghalang. Bukan dia jika itu menjadi masalah terumit dalam hidupnya. Bukan dia juga jika hujan ini membuat keterpurukan atau keputus asaan tiba-tiba.
Tetes pertama, sebuah kenangan lama mulai menutup dengan pasti. Tetes kedua, tak ada langkah lunglai untuk menampakkan asa. Tetes ketiga, dengan tatapan pasti terhanyut diluar untuian rindu. Tetes keempat, bersama lari ini, biar membawa sebuah mimpi yang makin menjumpai. Tetes kelima, tak ada kata sampai di sini yang terungkap karena setiap langkah adalah awal dari jalan yang panjang.
Itulah dia. Biarlah kulihat dia dengan hujan yang membawanya. Lapangan berhujan itu seperti tempat berteduhnya dari panasnya mentari yang tak kira-kira. Tetaplah menjadi hal itu karena itulah yang memberi warna padamu.
Lupakan gundah, bersama hujan biarlah kau kejar mimpimu. Emosi sesaat itu biar kabur bersama dengan larimu. Dengan bola yang kau giring, itulah mimpi yang kau giring
Larilah, ini bukan hujan penghalang. Jangan takut pada hujan itu. Larilah bersama mimpi yang kau giring. Bawalah sebuah kebanggaan saat kau kembali. Hujan ini biarlah tetap mejadi hujan di lapangan yang akan menjadi saksi. Tak akan pernah hujan ini berubah jadi duri yang akan memberi sayatan pada tubuhmu.
Melangkahlah dengan pasti. Bawa impianmu itu mendekati kebahagiaan tak terbendung. Mereka juga pasti mendukungmu. Entah kau sadari atau tidak. Hujan ini biar melakukan misinya sendiri. Biar membuat rumput tempat ini juga mengejar mimpinya. Jangan hiraukan hujan yang membasahimu. Jangan takut, tetaplah berlari
Hujan di tempat ini tak akan berubah. Ia akan tetap sama. Seperti diriku yang tak akan berubah. Aku tetap akan menunggumu di sini. Aku akan tetap sama. Menuggumu datang padaku dengan sebuah senyum kebanggaan, senym kemenangan.