Minggu, 28 Oktober 2012

Dream

Terkadang, ada saat kita untuk menutup telinga
Membiarkan mereka mengatakan apa yang ingin mereka katakan dan kita tak mempedulikannya
Orang bilang, itu sama saja dengan tidak menghargai mereka
Apa memang benar begitu?
Bagiku tidak.
Ada saatnya kita menutup telinga
Membiarkan omongan mereka masuk telinga kiri dan keluar telinga kanan
Justru merekalah, yang terkadang tak sadar bahwa ucapan mereka membuat sebuah mimpi terbang
Ucapan mereka terkadang lalai, Jika didengar maka hanya ada luka
Jika didengar hanya akan air mata
Mereka tak sadar
Dari komentar, lelucon, atau bahkan omongan serius bisa membuat mimpi seseorang terbang
Lalu apa?
Bagiku, memang terkadang kita harus menutup telinga kita
Membiarkan mereka puas mengomentari mimpi
Aku akan tetap bermimpi
Ini adalah mimpiku
Aku tak peduli dengan perkataan mereka
Mereka tak pernah menjadi aku, terkadang mereka hanya 'sok' tahu
Dan berharap aku berubah karena perkataan mereka
Aku pernah mendengar perkataan mereka
Apa yang terjadi?
AKU TIDAK BERUBAH
JUSTRU ITULAH YANG MEMBUATKU TAK BISA MERASAKAN ANUGERAH YANG AKU PUNYA
seperti itukah yang mereka inginkan?

Lalu salahkah jika sekarang aku hanya menyunggingkan senyum? Berharap suatu hari pandangan mereka berubah. Aku ingin membuktikan pada mereka.

AKU JUGA BISA WALAU DENGAN KETERBATASAN YANG AKU PUNYA SAAT INI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar